selamat datang ke blog ardi
Jumat, 04 Juni 2010
Persija Menembus Babak 8 Besar
Persija sebenarnya mempunyai peluang memperbesar skor setelah mendapatkan pinalti akibat pelanggaran kiper Persisam yang mengganjal M.Ilham, namun BP gagal memanfaatkan peluang emas ini setelah berhasil diblok oleh kiper Persisam dikesempatan kedua, setelah tendangan pertama berhasil menghasilkan gol namun dianulir oleh wasit. Pertandingan yang dihadiri oleh seribuan lebih Jakmania yang datang ke kota Solo yang bergabung dengan rekan-rekan Jak Jogja dan Jak Solo juga dihadiri oleh rekan-rekan dari Slemania Jogja dan Pasoepati Solo yang bergabung di tribun Jakmania untuk menunjukkan dukungannya ke team Persija.
Dengan hasil ini, maka team Persija berhak menjadi Juara Group J dari hasil 2 kali menang (melawan PSMP & Persisam) serta satu kali seri (melawan Sriwijaya) dengan point 7 diikuti Runner Up dari team Sriwijaya FC yang berhasil mengalahkan team PSMP di Palembang dengan skor 10-0 sehingga berhasil mengumpulkan point 5 dari hasil sekali menang dan dua kali seri. Di Babak 8 Besar nanti format yang akan digunakan rencananya masih akan menggunakan sisitem Group yang akan dibagi menjadi 2 Group dan akan diambil Juara dan Runner Up dari masing-masing Group untuk maju ke babak Semi Final.
Minggu, 30 Mei 2010
Pertandingan Kandang Seperti Pertandingan Tandang
Dari sisi jalannya seluruh rangkaian mulai dari penyediaan tiket, keadaan kedua pihak supporter yang menjadi bahasan yang enak buat di bahas. Sejauh mata Crew JO memandang dari area meliput di lapangan warna biru yang mendominasi, sempat berdiskusi sedikit dengan Crew JO yang lainnya (kebetulan kami berdua yang meliput pada pertandingan ini), ini Jakarta apa Malang? Atau jangan – jangan Kanjuruhan pindah ke sini?, begitulah kira – kira cuplikan keheranan kami melihat keadaan GBK sore itu (30/05/10).
Tidak heran kenapa situasi ini bisa tercipta, karena berhembus kabar dari pihak Aremania sudah melakukan Down Payment (Panjer) atas tiket yang akan di distribusikan kepada Aremania yang datang ke GBK. Okelah kalo memang mau mencari keuntungan tidak masalah, karena memang sepakbola sangat dinamis untuk bisa dijadikan sebuah industri bisnis, tapi ya harusnya lebih diperhatikan juga Panpelnya kan Panpel Persija, maen di Jakarta, yang maen Persija kenapa jadi yang diberi keistimewaan supporter team tamu?
Jangan hanya cari untung semata, perhatikan ratusan bahkan ribuan supporter tuan rumah yang notabene harusnya menjadi raja di rumahnya sendiri harus susah payah buat cari tiket, jam 12 siang tiket dinyatakan sudah habis, tidak semua tiket dijual di loket. Mirisnya terjadi penjualan tiket yang dilakukan oleh supporter tamu.
Ada lagi yang terlihat supporter tamu seperti dengan santainya menempati tribun wartawan dan VIP, tidak ada reaksi sama sekali dari panpel, padahal hal sebaliknya akan dilakukan oleh panpel apabila ada ketauan supporter tuan rumah yang loncat ke tribun tersebut pada pertandingan lain. Selain itu pada babak kedua terlihatnya penonton supporter tamu yang membludak sampai ke pinggir lapangan sisi selatan hingga menerobos masuk ke area dekat obor.
Walaupun pihak keamanan berusaha dengan sangat untuk mentertibkan mereka semua sia – sia karena jumlah mereka yang seperti tidak ada pembatasan kuota oleh panpel sehingga banyak sekali mereka datang dari kota asalnya. Sampai pada akhir wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya pertandingan dengan skor 1-5 untuk kemenangan Arema supporter tamu berhamburan masuk ke lapangan.
Karena ketidaksigapan Panpel juga akhirnya dengan sangat terpaksa banyak suporter Persija yang jebolan di trbun atas, padahal kami yakin suporter Persija masih mampu untuk membeli tiket pertandingan, namun yang terjadi dilapangan tiket sangat langka didapatkan oleh suporter tuan rumah. Ada lagi yang sudah mempunyai tiket untuk kelas 1 karena di tribun tersebut sudah penuh oleh suporter tamu harus menonton di tribun atas, ironi.
Ada sedikit kemirisan yang kami rasakan dimana disaat team tamu mencetak gol, justru supporter tuan rumah seperti tidak kecewa ataupun sedih melihatnya malah asik ikut merayakan berjoget joget bersama, diluar keadaan dimana kedua supporter memang tidak ada masalah apapun, tapi ini menyangkut harga diri, kalian supporter siapa sebenarnya datang ke GBK sore itu. Padahal kami berdua tertunduk lesu saat kejadian itu.
Kenapa ini bisa terjadi? kenapa tidak ada kuota seperti yang dialami suporter Persija ketika hendak bertamu ke kandang lawan? Pertanyaan ini mungkin sama dengan apa yang dirasakan teman - teman suporter Persija yang lain melihat pertandingan tadi. Hendaknya ini menjadi catatan khusus buat panpel pertandingan Persija kedepannya.
Diluar dari kejadian itu semua kami mencatat secara keseluruhan supporter tuan rumah berhasil menjaga kedewasaannya untuk menahan diri dari tindakan yang bisa merugikan buat dirinya dan Persija tentunya, dan ada pengharapan yang sangat dari kami dan supporter Persija lainnya agar kejadian ketidaksigapan panpel dalam pertandingan ini tidak terulang dipertandingan selanjutnya
Untuk Persija kami tetap bangga padamu, dan akan selalu teriak dengan lantang PERSIJA…PERSIJA..PERSIJA..PERSIJA !!! SELAMANYA
Sabtu, 29 Mei 2010
Komunitas Pecinta Persija beraksi di Metro Tv.
Lain lagi cerita yang di utarakan mpok Lusi, Jak Angel istri dari Bang Jawil korwil Cipinang dia bilang sebagai orang Jakarta sudah seharusnya yang kita dukung tuh Persija, gak perlu susah – susah dan repot – repot dukung team luar negeri. “Masalah kerusuhan sendiri kembali ke Individu, selama ini saya merasakan nyaman dan enjoy mendukung Persija dimanapun Persija berlaga, “ujarnya yang mengaku tur paling jauh yang pernah dijalani pada saat mendukung Persija di Makasar.
Ketika membahas Ontel Oren komunitas pecinta Persija yang mengapresiasikan kesukaannya dengan menggunakan ontel, Bang Aji menjelaskan kalo awal berdirinya Ontel Oren Cuma ada 2 anggota, dirinya dengan Slank namun seiring berjalannya waktu komunitas ini perlahan membesar, sudah kurang lebih 32 ontel yg bergabung di Ontel Oren, tidak menutup kemungkinan kedepannya semakin banyak pecinta Persija yang bergabung dengan Ontel Oren.
Jak Scooter juga hadir untuk memberikan warna lain di komunitas pecinta Persija, komunitas yang identik dengan vespa atau scooter dengan warna kebanggan orange kerap tur tandang ke luar kota dengan menggunakan vespa, seperti baru baru ini ketika Persija bertandang ke Jepara, Ramdani atau yang lebih akrab disapa Abah Ram, berdua dengan Cokiem menempuh Jakarta Jepara dengan Vespa Oren. harusnya sisi seperti inilah yang ditampilkan jangan hanya sisi negatifnya saja ungkap Agung Gimbal ketika menceritakan tentang Jak Scooter.
Dari kalangan pekerja kantoran pecinta Persija pun hadir, yang tergabung dalam komunitas Jak Kantor, Community, Nugroho Agung menjelaskan kalau selama ini dari kalangan pekerja kantoran yang kerap sekali kesulitan dalam mendukung langsung team kesayangannya karena selama ini mereka berjalan sendiri-sendiri, maka dibentuklah komunitas ini sebagai ajang untuk sharing sesama pecinta persija yang sudah bekerja, dan membuat suatu cara agar aktifitas mendukung persija tidak menggangu rutinitas kerja. Hal itu sudah di buktikan dengan keberangkatan rombongan Jak Kantor pada tur Jepara pada 15 Mei 2010 yang lalu hanya untuk mendukung team kesayangan Persija Jakarta.
Dari manajemen Persija Bung Ferry mengatakan pentingnya peran supporter dalam membangkitkan semangat team dalam mengahadapi setiap pertandingan, pada kesempatan itu Bung Ferry mengatakan akan ada evaluasi team dalam ISL musim ini, diharapkan peran supporter untuk ikut serta memberikan masukan – masukan yang berharga buat team.
Komunitas Pecinta Persija beraksi di Metro Tv.
Ditulis Oleh admint
Friday, 28 May 2010
<!--
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
-->
“Sepakbola tidak selalu rusuh, tetapi PILKADA sudah pasti selalu rusuh, “begitu kutipan kata yang dilontarkan Andibachtiar Yusuf, Film Maker yang pernah mebidani lahirnya beberapa Film tentang sepakbola begitu reporter Metro TV menanyakan pendapatnya mengenai kerusuhan sepakbola Indonesia.
Lain lagi cerita yang di utarakan mpok Lusi, Jak Angel istri dari Bang Jawil korwil Cipinang dia bilang sebagai orang Jakarta sudah seharusnya yang kita dukung tuh Persija, gak perlu susah – susah dan repot – repot dukung team luar negeri. “Masalah kerusuhan sendiri kembali ke Individu, selama ini saya merasakan nyaman dan enjoy mendukung Persija dimanapun Persija berlaga, “ujarnya yang mengaku tur paling jauh yang pernah dijalani pada saat mendukung Persija di Makasar.
Ketika membahas Ontel Oren komunitas pecinta Persija yang mengapresiasikan kesukaannya dengan menggunakan ontel, Bang Aji menjelaskan kalo awal berdirinya Ontel Oren Cuma ada 2 anggota, dirinya dengan Slank namun seiring berjalannya waktu komunitas ini perlahan membesar, sudah kurang lebih 32 ontel yg bergabung di Ontel Oren, tidak menutup kemungkinan kedepannya semakin banyak pecinta Persija yang bergabung dengan Ontel Oren.
Jak Scooter juga hadir untuk memberikan warna lain di komunitas pecinta Persija, komunitas yang identik dengan vespa atau scooter dengan warna kebanggan orange kerap tur tandang ke luar kota dengan menggunakan vespa, seperti baru baru ini ketika Persija bertandang ke Jepara, Ramdani atau yang lebih akrab disapa Abah Ram, berdua dengan Cokiem menempuh Jakarta Jepara dengan Vespa Oren. harusnya sisi seperti inilah yang ditampilkan jangan hanya sisi negatifnya saja ungkap Agung Gimbal ketika menceritakan tentang Jak Scooter.
Dari kalangan pekerja kantoran pecinta Persija pun hadir, yang tergabung dalam komunitas Jak Kantor, Community, Nugroho Agung menjelaskan kalau selama ini dari kalangan pekerja kantoran yang kerap sekali kesulitan dalam mendukung langsung team kesayangannya karena selama ini mereka berjalan sendiri-sendiri, maka dibentuklah komunitas ini sebagai ajang untuk sharing sesama pecinta persija yang sudah bekerja, dan membuat suatu cara agar aktifitas mendukung persija tidak menggangu rutinitas kerja. Hal itu sudah di buktikan dengan keberangkatan rombongan Jak Kantor pada tur Jepara pada 15 Mei 2010 yang lalu hanya untuk mendukung team kesayangan Persija Jakarta.
Dari manajemen Persija Bung Ferry mengatakan pentingnya peran supporter dalam membangkitkan semangat team dalam mengahadapi setiap pertandingan, pada kesempatan itu Bung Ferry mengatakan akan ada evaluasi team dalam ISL musim ini, diharapkan peran supporter untuk ikut serta memberikan masukan – masukan yang berharga buat team.
Dan dari semua komunitas – komunitas yang ada, untuk komunitas yang berbasiskan informasi diperankan oleh komunitas Jak Online merupakan komunitas yang bergerak di dunia maya yang memberikan informasi mengenai Persija dan Jakmania dan telah berdiri sejak tahun 2001 hingga sekarang dan telah memiliki kunjungan visitor per hari di website www.jakmania.org rata-rata lebih dari 10.000 orang, sangat membantu pecinta Persija yang berada di luar kota maupun di luar negri yang haus akan informasi tentang Persija dan Jakmania, jelas Nugroho Agung, Commander Jak Online (JO) kepada reporter Metro TV.
Banyaknya komunitas yang ada semakin menambah keragaman yang ada dan yang terpenting kesemua komunitas ini ada untuk PERSIJA
Rabu, 26 Mei 2010
Persija Hempaskan Persema 1-0
Babak pertama Persija yang berusaha langsung keluar menyerang agar meraih poin maksimal sedikit kesulitan menusuk pertahanan Persema, karena rapatnya pertahanan lawan yang hampir menumpuk semua pemain di lini belakang dengan hanya menyisakan 1 pemain depan untuk melancarkan serangan balik.
Beberapa kali serangan yang dikoordinir oleh duet Bambang Pamungkas dan Emallue Serge di babak pertama membahayakan pertahanan lawan, namun kecemerlangan kiper Persema yang menurunkan kiper kedua pada pertandingan itu tidak berhasil membobol gawang Persema. Dari kubu lawan sendiri di babak pertama hanya melancarkan serangan – serangan balik yang tidak merubah skor hingga babak pertama berakhir seri tanpa gol.
Babak kedua permainan bertahan yang di galang oleh kubu Persema sempat membuat kubu Persija frustasi, serangan yang dibangun seakan sia sia sampai waktu normal 2x45 menit kedudukan masih imbang 0-0. Namun perjuangan team yang berjuluk Macan Kemayoran tidak kenal henti, hingga akhirnya pada menit ke 46 babak kedua T.A Musafri yang pada babak kedua menggantikan Serge berhasil mengoyak pertahanan Persema hingga skor berubah 1-0 untuk kemenangan Persija hingga peluit akhir dibunyikan wasit.
Dalam sesi konfrensi pers yang di selenggarakan seusai pertandingan, Aji Santoso pelatih Persema mengaku kecewa dengan hasil ini, perjuangan anak asuhnya selama waktu normal 2x45 menit tidak berarti begitu Musafri mencetak gol di waktu tambahan, dan akan dijadikan bahan evaluasi kedepannya di pertandingan sisa agar lebih berkonsentrasi hingga peluit akhir tanda pertandingan berakhir.
Dari kubu Persija sendiri Pelatih Maman Suryaman bersyukur dengan kemenangan ini, terimakasih buat semua punggawa Persija yang telah berjuang mati – matian hingga waktu benar – benar berakhir dan memuaskan ribuan The Jakmania yang hadir, mengenai tidak tampilnya Ismed Sofyan pada pertandingan ini, Maman menjelaskan kalau Ismed memang mengalami cidera, namun tidak begitu parah, dan siap diturunkan dalam pertandingan pamungkas melawan Arema minggu nanti.
Minggu, 23 Mei 2010
Selamat Tinggal Persitara
Bertindak sebagai tuan rumah Persitara berusaha keluar dari tekanan dan menyerang team Persija, sejak babak pertama ditiupkan penyerangan spartan yang dikomandoi Tantan dan Kabir Bello sempat membahayakan gawang Persija, namun semua itu seakan tidak berarti karena tidak satupun gol bisa mereka ciptakan pada pertandingan ini.
Persija pun bukan tanpa peluang, dari pantauan saya yang menyaksikan langsung di GBK, beberapa kali peluang emas dari BP, dan Aliyudin nyaris membuahkan gol di babak pertama. Tapi semua peluang tersebut tidak bisa diakumulasikan menjadi gol hingga babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua pertandingan berlangsung dengan tempo yang sedang - sedang saja kedua team saling melancarkan serangan namun karena ketatnya dan kesigapan kedua penjaga gawang membuat skor masih sama kuat, hingga pada menit ke 75, Emallue Serge memecah kebuntuan dengan gol yang dicetakkan dan menjadi satu – satunya gol yang tercipta pada pertandingan itu.
Dengan hasil ini, semakin membuat Persitara menempati peringkat paling bawah klasemen, dan hampir bisa dipastikan kalo tidak ada kebijakan – kebijakan dari PSSI di kemudian hari Persitara degradasi ke divisi utama.
Pada pertandingan ini Ismed Sofyan sedikit mengalami cidera, namun menurut Maman Suryaman asisten pelatih Persija dalam sesi konfrensi pers setelah pertandingan, itu tidak begitu mengganggu, diharapkan menjelang 2 partai penutup ISL Ismed bisa dimainkan kembali.
“Semua kegagalan yang dialami oleh Persitara pada musim ISL ini merupakan tanggung jawab saya selaku manajer, bukan tanggung jawab pemain ataupun pelatih, dan sesuai keputusan team, akan di cari manajer yang benar – benar serius menangani Persitara, tidak hanya cinta dan gila bola, namun harus punya finasial yang cukup sehingga kedepannya Persitara bisa lebih mandiri,”ungkap Hery Ruswanto manajer Persitara pada saat konfrensi pers pada awak media.
Bagi Persija sendiri dengan kemenangan ini, sekarang tinggal konsentrasi pada dua laga sisa ISL melawan Persema dan Arema, tidak ada kata menyerah Persija harus tampil maksimal di sisa laga ini untuk membus papan atas klasemen, pungkas Maman Suryaman.
Jumat, 21 Mei 2010
Persija atasi Persela 4-3
Persela unggul terlebih dahulu oleh aksi penyerang asingnya Franco Hitta, team Persija tidak tinggal diam dalam mengejar ketertinggalannya terbukti M. Ilham berhasil merubah keadaan menjadi imbang 1-1 pada menit ke 40.
Namun keadaan 1-1 tidak bertahan lama, Franco Hitta mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk kembali merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Persela. Gol cepat Persela dibalas lagi dengan gol oleh Ismed di penghujung babak pertama yang membuat skor akhir babak pertama sama kuat 2-2.
Babak kedua berjalan Persija mengambil alih kedudukan dengan 2 gol berturut – turut yang di ceploskan ke gawang Persela oleh Bambang Pamungkas yang menambah koleksi gol BP di ISL musim ini menjadi 13 gol, kedudukan pun berubah menjadi 4-2 untuk keunggulan Persija.
Persela kembali berhasil mencetak gol yang ditembakkan oleh Franco Hitta yang membentur badan Pape Toure yang kemudian di sahkan sebagai gol bunuh diri Pape yang merubah skor akhir 4-3 untuk keunggulan Persija. Dari hasil kemenangan ini Persija berhasil memperbaiki peringkatnya di klasemen sementara dengan naik 2 strip dari posisi klasemen sebelumnya.
Pada pertandingan ini juga terdapat 2 gol Persija yang dianulir wasit yang dicetak Serge pada babak pertama dan BP pada babak kedua, serta adanya pergantian pemain Baihakki menggantikan Agus Indra serta Firman Utina yang nampaknya cedera digantikan oleh Salim Alaydrus, dan masuknya Aliyudin menggantikan Serge.
Kamis, 13 Mei 2010
Partai terakhir Persija di PI akan ditunda
Pengunduran jadwal tanding ini juga tidak lepas dari jadwal Sriwijaya FC yang cukup padat dalam menjalani beberapa tournament baik di lokal maupun Internasional sehingga awalnya pertandingan terakhir akan dilaksanakan secara terpisah antara Sriwijaya FC vs PSMP dengan pertandingan Persija vs Persisam, namun mengingat peluang ketiga team masih terbuka lebar untuk lolos ke babak selanjutnya maka BLI telah sepakat untuk menunda partai ketiga ini untuk selanjutnya diselenggarakan secara bersamaan waktunya untuk menjaga nilai fair play. Dari SMS yang diterima Jak Online (JO) dari Manajemen Persija (Bung Ferry),Team Persija Jakarta sendiri akan langsung bertolak ke Jakarta Selasa malam ini 11/5 pukul 19.45 dari Palembang untuk selanjutnya bersiap menghadapi team Persijap Jepara dalam lanjutan ISL 2009/2010 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Sabtu, 08 Mei 2010
Persija Tahan Imbang SFC
Persija yang sepertinya tidak ingin mengecewakan ratusan The Jakmania yang hadir di Palembang langsung mengambil inisiatif penyerangan pada awal – awal babak pertama. Terilhat juga dari komposisi pemain yang ditrunkan coach Benny Dollo dengan memaksimalkan penyerang – penyerang yang dimiliki Persija.
Musafri, BP, Aliyudin dipasang bersamaan sebagai starter pada babak pertama pertandingan ini, hasilnya sudah cukup efektif dengan beberapa kali tercipta peluang peluang yang belum bisa di konversikan menjadi gol.
M.Ilham pada pertandingan ini gagal membuat The Jakers bergembira setelah tidak mampu menyelesaikan peluang terbaiknya menjadi gol.
SFC sendiri juga tidak ingin mengecewakan pendukungnya dengan memberikan perlawanan yang cukup merepotkan barisan pertahanan Persija, namun kegemilangan penampilan M.Yasir dibawah mistar gawang mampu mengagalkan upaya yang dilakukan oleh penyerang – penyerang SFC yang dimotori oleh Keith Kayamba Gumbs dan Pavel Solomin.
Dengan hasil ini kedua team sama – sama mengkoleksi satu poin
Jumat, 07 Mei 2010
Persija Telah Tiba di Palembang
Berdasarkan Informasi terakhir untuk schedule Persija di Piala Indonesia 2010
Group J adalah sbb :
- Sabtu, 8 Mei 2010 Sriwijaya FC vs Persija Jakarta
- Senin, 10 Mei 2010 PSMP Mojokerto vs Persija Jakarta
- Rabu, 12 Mei 2010 Persisam Samarinda vs Persija Jakarta
Hasil Ujicoba Persija Vs Persikasi
Dalam laga ini Persija menyudahi laga babak pertama dengan keunggulan 1 – 0 lewat gol yang dicetak oleh Musafri. Pada awal – awal babak kedua Persikasi terlihat sedikit memberikan perlawanan itu terbukti dengan 2 gol yang berhasil dicetak membuat keadaan Persija tertinggal 1 – 2 oleh Persikasi, gol tersebut tercipta lebih dikarenakan faktor kelengahan pemain belakang Persija dan ketidaksigapan M.Yasir dalam menghalau tendangan pemain lawan.
Tapi hal tersebut tidak berlangsung lama, Persija berhasil kembali mencetak gol kali ini lewat aksi Bambang Pamungkas melalui tendangannya di area kotak pinalti Persikasi tanpa mampu di antisipasi oleh kiper Persikasi. Tidak lama berselang Musafri kembali mencetak gol untuk menambah keunggulan Persija menjadi 3 – 2. BP menutup laga ujicoba ini dengan gol headingnya hasil umpan yang di berikan oleh M.Ilham dari sisi kiri pertahanan lawan, hasil akhir 4-2 untuk kemenangan Persija
Kamis, 29 April 2010
BEPE(bambang pamungkas) MEMBERI BUKTI
Namun bertindak sebagai tuan rumah Persija tidak ingin mengecewakan suporternya, dimenit ke 30 Bambang Pamungkas berhasil membuat seisi GBK bergemuruh, setelah kurang lebih 14 pertandingan puasa gol BP membuktikan kelasnya sebagai striker yang memang patut di segani lawan.
Dengan aksi individunya dari sector kiri pertahanan PSM BP melewati satu pemain belakang PSM yang langsung menceploskan bola ke gawang PSM yang dikawal oleh Syamsidar yang sebelumnya mengenai pemain bertahan PSM dan berbuah gol.
Tidak sampai disitu saja aksi seorang bp pada pertandingan ini beberapa kali membahayakan gawang PSM, dan puncaknya pada menit ke 65 BP untuk kedua kalinya atau golnya yang ke 11 musim ini di ajang ISL merobek jala PSM, mengantisipasi bola muntah hasil sundulan dari Abanda Herman.
Seharusnya Persija bisa menambah lebih banyak lagi perbendaharaan golnya, melalui peluang yang dihasilkan oleh tendangan Aliyudin yang mebentur mistar gawang, dan peluang M.Ilham yang sudah berada didepan gawang namun kurang tenang dalam penguasaan bolanya sehingga gagal untuk mencetak gol.
Dengan hasil ini Persija berhasil langsung menyodok ke peringkat 5 besar klasemen yang memiliki perolehan nilai sama dengan team yang ada di atasnya. Bukan tidak mungkin target 4 besar di akhir kompetisi ISL bisa dicapai team Macan Kemayoran.
Rabu, 28 April 2010
Pembagian Grup 16 Besar Piala Indonesia
- Group J,Sriwijaya Fc, PSMP, Persija, Persisam Home Ground Palembang
- Group K,Persib, Persibo, Persebaya, Bontang FC Home Ground Bandung
- Group L,Arema, Persidafon, Pelita Jaya , Persela Home Ground Malang
- Group M Persipura , Persikabo, Persik, PSM Home Ground Jayapura
Pertandingan digelar dari tanggal 7 mei sampai 13 Mei 2010
Senin, 26 April 2010
Persija menang melawan Persiba 3-0
Setelah 2 gol tersebut, permainan Persija semakin berkembang hampir sepanjang jalannya babak pertama Persija menguasai pertandingan, seperti pantauan dari saya dari sector 23 beberapa kali peluang Aliyudin nyaris saja kembali merobek pertahanan Persiba Balikpapan, namun berkat kesigapan penjaga gawang I Made Wirawan peluang tersebut berhasil dimentahkannya.
5 menit sebelum jeda babak pertama berakhir Emalue Serge kembali membuktikan kapasitasnya sebagai striker yang patut diwaspadai oleh setiap bek lawan dengan mencetak gol untuk memperbesar keunggulan Persija menjadi 3-0.Memasuki babak kedua Persija justru tidak mengendurkan serangannya, tetapi semakin mempertajam seragannya itu terlihat dengan strategi yang dijalankan oleh coach Benny Dollo dengan pergantian pemain yang efektif dengan menarik Emalue Serge menggantinya dengan Musafri yang sama – sama berperan sebagai penggedor pertahanan lawan.
Dan pada menit ke 75 Firman Utina masuk menggantikan Agus Indra untuk lebih memberikan variasi serangan dan memberikan kesempatan kepada Firman Utina yang baru saja sembuh dari cederanya. Namun sayang hingga wasit Armando Pribadi meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor tetap tidak berubah 3-0 untuk keunggulan Persija.
Jumat, 23 April 2010
Pecundangi Persikab Bandung, Persija Juara Group B
BP sendiri dalam partai ini walaupun tidak mencetak gol namun berkat assistnya kepada Aliyudin dapat tercipta gol pertama dan akibat ganjalan pemain Persikab Bandung kepada BP didepan kotak penalty juga berbuah gol ke-2 Persija oleh tendangan bebas Ismed sofyan yang langsung mengarah ke arah gawang Persikab Bandung sehingga Persija bisa terus menambah pundi-pundi golnya di babak pertama dimana Persija terus mengepung pertahanan Persikab Bandung yang memaksa bermain setengah lapangan.
Hasil ini menjadikan Persija menjadi juara Group B dengan nilai 7 hasil sekali seri dan 2 kali menang karena pada pertandingan sebelumnya, Team Persela Lamongan yang juga mempunyai nilai 7 hanya menang 2-1 atas Persiba Bantul sehingga Persija Jakarta unggul point selisih gol dari Persela yang menempati posisi Runner-up Group B mendampingi Persija Jakarta ke babak 16 Besar tournament Piala Indonesia 2010.
Persija Bersiap Menghadapi Persiba
Adapun jadwal latihan team Persija yang diterima oleh Jak Online (JO) dari Bung Ferry (Assisten Manager Persija) Sebelum menghadapi Persiba Balikpapan pada Tgl 25 April 2010 nanti adalah sebagai berikut :
Rabu & Kamis (Istirahat)
Jumat, 23/4 Jam 7 Pagi di Lebak Bulus
Sabtu, 24/4 Jam 7 Pagi di Lebak Bulus
Persija akan memulai kembali berlaga di Piala Indonesia 2010 pada bulan Mei dalam lanjutan babak 16 besar dengan Group dan Venue Pertandingan menunggu hasil drawing dari pihak BLI yang rencananya akan dilakukan sekitar akhir April ini.
Senin, 19 April 2010
tour the jakmania ke lamongan
Berangkat pukul 16.00 berangkat dari stasiun Senen Jakarta dengan menggunakan kereta Kertajaya jurusan Surabaya Pasar Turi, The Jak menggunakan 3 gerbong dari belakang, sepanjang perjalanan di kereta rombongan sempat mengalami sedikit gangguan kecil di daerah "jalur gaza" (Cikampek) dan Semarang namun tidak sampai mengganggu perjalanan. Di cirebon sendiri ketika kereta sempat berhenti untuk sejenak mendapatkan sambutan dari rekan-rekan The Jak Cirebon yang berjumlah 30 orang dan ada beberapa anak-anak The Jak Cirebon ikut rombongan ke Lamongan untuk menyaksikan langsung pertandingan Persija. Di beberapa titik pemberhentian kereta juga ada kawan-kawan The Jak Outsiders yang sudah menunggu di titik masing-masing wilayahnya untuk bergabung dengan rombongan seperti Cikampek, Semarang, dan Cirebon.
Sekitar pukul 04.00 dini hari rombongan The Jak tiba di kota "Soto" Lamongan, dan disambut oleh LA MANIA yang sudah menuggu kedatangan di Stasiun Lamongan. Dan rombongan langsung ditempatkan di beberapa titik yang disiapkan oleh LA MANIA, diantaranya di sekretariat LA MANIA, gedung sekretariat salah satu partai politik, gedung KNPI, dan Crew JO menggunakan rumah Mas Dayat (ketua LA Mania) bersama anak-anak dari Korwil Pondok Ungu, teman-teman Jak Jogja, dan teman-teman Paserbumi (supporter Persiba Bantul).
Pagi harinya sebagian rombongan memanfaatkan waktu yang ada untuk istrahat terlebih dahulu sambil menuggu sore untuk mendukung Persija, ada juga yang justru keliling kota Lamongan, untuk sekedar cari angin jalan-jalan santai, ada pula yang mencoba mencicipi wisata kuliner yang terkenal di kota ini yaitu soto, rombongan Crew JO yang dalam rombongan kali ini bergabung dengan rombongan dari teman-teman Pondok Ungu lebih memilih untuk istirahat menyiapkan energi untuk pertandingan sore harinya
tentang AC.milan
Associazione Calcio Milan, Biasanya disebut sebagai A. C. Milan dan hanya Milan di Italia, adalah Italia profesional sepak bola klub yang berbasis di Milan, Lombardia. Klub ini didirikan pada 1899 oleh pembuat renda bahasa Inggris Herbert Kilpin, Alfred Edwards, Dan empat lainnya Inggris dan telah menghabiskan sebagian besar dalam sejarah atas penerbangan dari Sepak bola italia, Setelah menghabiskan hanya dua tahun Seri B pada 1980-an.
Klub ini telah memenangkan 18 diakui secara resmi UEFA dan FIFA internasional dan tetap diikat dengan Boca Juniors memiliki memenangkan yang paling di dunia. Milan telah memenangkan empat dunia lebih dari klub lain di dunia, setelah memenangi Piala Intercontinental tiga kali dan FIFA Club World Cup sekali. Milan telah memenangkan Piala Eropa pada tujuh kesempatan hanya Real Madrid melebihi jumlah ini. Klub juga telah memenangkan Piala Super Eropa rekor lima kali dan Piala Winners dua kali.
Di dalam negeri, Milan telah memenangkan 17 liga , Membuat klub sendi kedua yang paling sukses di Serie A. Saham klub posisi dengan saingan lokal, Internazionale, Sedangkan Juventus memegang rekor untuk gelar liga dengan 27 judul yang paling menang. Klub juga telah memenangkan Coppa Italia lima kali, selain lima Supercoppa Italiana kemenangan Itu Piala UEFA (Europa League) kompetisi utama tetap hanya untuk mana tim memenuhi syarat untuk bersaing dalam mereka tidak pernah menang. Milan adalah anggota pendiri G-14 grup dan Asosiasi Klub Eropa yang dibentuk setelah pembubaran organisasi pertama.
kandang atau stadion Milan yang bermain di San SiroJuga dikenal sebagai Stadion Giuseppe Meazza. Stadion, yang bersama dengan saingan Internazionale, Merupakan yang terbesar di sepak bola Italia, dengan total kapasitas 80.074. Pemilik klub adalah Perdana Menteri Italia, Silvio Berlusconi sedangkan wakil presiden adalah Adriano Galliani. Milan adalah salah satu klub terkaya di Italia dan dunia sepakbola.